Traveling Pertama Kali Ke Luar Negeri

traveling pertama ke luar negeri

Kapan ya pertama kali teman-teman traveling ke luar negeri? Kalau saya waktu kuliah, liburan bersama keluarga ke Singapura. Sebagai anak kuliahan jaman dulu, waktu tau mau liburan ke luar negeri tentu senang sekali.

Sangat excited sekali, dulu media sosial tidak segencar sekarang jadi saya gak bisa mencari destinasi-destinasi yang akan dikunjungi. Semua sudah arrange oleh mamahku. Deg-degannya ada banget sih karena pertama kali ke luar negeri.

Tulisan kali ini saya ingin membagikan pengalaman pertama kali traveling ke luar negeri. Walau sebenarnya ini menyesuaikan dengan persiapan saya biasa kalau traveling. Siapa tau bisa membantu teman-teman mempersiapkan liburan ke luar negeri dengan matang.

1. Tentukan Tujuan

Sebelum booking tiket, wajib banget untuk menentukan tujuan liburan. Namanya juga liburan ke luar negeri pertama kali, pasti excited sekali ya. Teman-teman juga perlu riset loh, beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Apakah negara tujuan membutuhkan visa untuk kita pemegang paspor Indonesia. Karena pengurusan visa ini butuh waktu yang tidak cepat. Rata-rata di 14 hari kerja ya, jadi ini harus jadi pertimbangan juga.
  2. Perhatikan musim, jujur ini penting banget sih jangan sampai kita terjebak dalam musim suatu negara. Karena untuk beberapa negara kalau summer panasnya suka ajaib sih. Pemilihan musim juga menentukan barang bawaan kita, terutama untuk pakaian.
  3. Budget harian selama liburan, untuk saya pribadi ini wajib banget sih. Jangan sampai karena ini liburan pertama kali tapi malah jadi boncos.
  4. Cek nilai tukar mata uang, saya jarang tukar uang dalam jumlah besar karena kalau sekarang sudah bisa bayar menggunakan kartu debit.

Misal teman-teman ingin bepergian ke Korea Selatan, pastikan tahu aturan pembuatan visa dan musimnya ya. Setiap negara itu juga punya peraturan yang berbeda ya, contoh waktu saya ke Sydney, Australia regulasi imigrasi dan barang bawaan cukup ketat.

Saya sendiri selalu melakukan riset kalau ingin traveling ke mana pun. Percaya atau tidak, persiapan yang baik membuat kita jauh lebih menikmati perjalanan.

2. Passport dan Visa

Ke luar negeri tentu harus menyiapkan passport, pastikan masa berlakunya masih 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Jangan sampai mau ke luar negeri tapi passportnya belum diurus.

Karena ada beberapa negara yang menggunakan visa, pastikan juga untuk mengurus visa ya. Pengurusan visa bisa cek laman kedutaan masing-masing negara.

Karena dulu pengalaman ke luar negeri pertamaku ke Singapura jadi gak butuh visa, hanya butuh passport saja. Sekarang untuk mengurus passport pun lebih mudah ya, gak kayak dulu yang harus antri lama.

3. Booking Tiket dan Akomodasi

Setelah urusan passport dan visa (jika ke negara yang membutuhkan visa) sudah aman. Baru deh booking tiket penerbangan dan juga hotelnya. Saya sampai sekarang itu suka rajin banget lihat jadwal penerbangan, ngecekin harga sih.

Kalau untuk booking tiket pesawat sekarang sudah banyak online travel agent (OTA), seperti Traveloka, TIket.com, Trip.com tapi mereka ini juga suka bundling sama hotelnya loh. Tapi saya kalau booking hotel atau airbnb lebih suka pakai Booking.com dan Airbnb.

Untuk first timer lebih baik pakai maskapai penerbangan yang memiliki reputasi baik. Tapi kalau mau berhemat banyak juga kok maskapai murah tapi reputasi baik. Oh ya, kalau perjalanannya lama dan butuh waktu transit juga harus jadi perhatian nih.

Beberapa tips dari saya kalau liburan:

  • Pilih lokasi penginapan yang strategis dan dekat dengan transportasi umum.
  • Sering baca review tentang liburan negara yang teman-teman pilih agar tau informasi terkini.
  • Pastikan ada koneksi wifi ya

Sebagai seorang ibu yang senang jalan-jalan, saya selalu pilih akomodasi yang bukan hanya nyaman saja tapi juga memiliki fasilitas lengkap ya. Terutama saat bepergian bersama keluarga.

4. Asuransi Perjalanan

Walau pun asuransi perjalanan ini kelihatannya sepele tapi kalau saya wajib banget kita punya asuransi perjalanan. Penginnya liburan berjalan dengan lancar jangan sampai ada yang sakit, tapi namanya juga buat jaga-jaga.

Beberapa kali saya suka gak beli asuransi tapi ternyata ini penting, karena bisa jadi penyelamat teman-teman:

  • Bagasi hilang, amit-amit sih jangan sampai kejadian
  • Penerbangan delay, ini baru banget terjadi sama temanku yang delay penerbangan luar negeri bahkan sampai dicancel.
  • Sakit mendadak, duh ini sih yang harus dijaga banget. Kalau saya lebih baik punya asuransi saat liburan. Apalagi kalau perginya untuk waktu yang lama, penting ini ya beli asuransi. Biasanya start di Rp 300.000an, saya terakhir beli Zurich ke Seoul itu sekitar Rp 480.000an.

Bahkan beberapa negara mewajibkan asuransi sebagai syarat masuk. Jadi kalau saranku sih lebih baik mencegah daripada mengobati ya.

5. Pembayaran Selama Liburan

Saya walau malas bawa uang dalam jumlah banyak, karena bukan orang tajir juga sih. Biasanya menukar mata uang itu secukupnya, minimal saat sampai di bandara tujuan ada pegangan casnya.

Tapi teman-teman harus perhatikan beberapa hal berikut:

  • Sedia uang cash secukupnya sebelum berangkat.
  • Aktifkan kartu debit atau kredit (tapi sejauh ini kartu kredit sudah bisa digunakan secara automatis ya).
  • Siapkan juga emergency fund ya.
  • Pisahkan uang di beberapa tempat, saya suka pencar uang cas itu di dompet, kantong tas atau pouch.

6. Packing

Packing itu bukan cuma soal memasukkan barang ke koper, tapi tentang menyiapkan diri untuk pengalaman baru. Sejujurnya packing ini untukku adalah hal yang melelahkan, tapi juga menyenangkan.

Menjadi sebuah ritual kecil sebelum petualangan dimulai, ada rasa deg-degan, ada excitement dan ada sedikit drama biasanya perkara milih outfit. Bukan begitu buibu…. Kalau saya sih tetap harus pakaian ternyaman, karena kalau pakaiannya nyaman bikin mood kita bagus terus.

Bawalah baju sesuai dengan musimnya, agar tidak terlalu berlebih bawaannya. Biasanya suka kalap juga perkara bawa baju.

Selain pakaian ada beberapa hal juga yang harus jadi perhatian seperti, toiletries harus bawa yang travel friendly. Charger hp, jam dan powerbank juga wajib dibawa ya.

Penutup

Traveling ke luar negeri pertama kali memang terasa menyenangkan sekali. Tapi percayalah, begitu teman-teman melewati penerbangan pertama, cap imigrasi pertama dan hari pertama di negara orang rasanya akan ingin traveling lagi ke luar negeri.

Saya selalu percaya bahwa perjalanan itu bukan tentang seberapa jauh kita pergi. Tapi tentang bagaimana perjalanan itu mengubah cara kita melihat dunia. Kalau kamu sedang mempersiapkan liburan ke luar negeri untuk pertama kali, semoga tulisan ini dapat membantu ya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *