
Ada satu hal yang selalu saya lakukan kalau bepergian ke luar negeri, mencari kedai kopi. Biasanya pemilihan tempat menginap juga harus dekat dengan coffee shop.
Tau dong ya kalau di Seoul, Korea Selatan itu banyak banget kedai kopinya. Mulai dari yang biasa sampai yang bagus banget itu banyak. Tapi selalu ada tempat yang bikin saya bisa balik lagi ke sana.
Kalau nonton drama Korea selalu akan ada scene di coffee shop, biasanya yang jadi andalan itu ice Americano. Buatku bukan hanya destinasi tempat wisata yang menjadi wajib, coffee hoping di Seoul ini juga menjadi wajib untukku.
Menikmati setiap waktu berada di dalam kedai kopi, mencium aroma kopi dan mengamati orang-orang yang berada di dalamnya. Mendengar pintu cafe terbuka, suara barista menyambut sampai dengan suara mesin espresso bekerja.
Itulah mengapa coffee hoping di Seoul jadi salah satu pengalaman traveling yang paling menyenangkan buatku.
Seoul dan Budaya Kopinya

Melihat dari drama Korea dan juga banyaknya kedai kopi di Seoul, cafe bukan sekedar tempat minum kopi biasa. Coffee shop ini bagi mereka bagaikan ruang kehidupan.
Karena setiap mampir ke coffee shop di Seoul itu banyak banget orang yang sambil kerja, tempat bertemu teman, tempat menyendiri, bahkan menjadi tempat mencari inspirasi. Betul banget sih ini, karena biasanya kalau saya ke coffee shop itu selain ketemu orang, mencari inspirasi dan kerja sih.

Setiap area punya karakter berbeda, mulai dari yang minimalis sampai yang tradisional juga ada. Makanya sebagai orang yang mengabadikan momen lewat kamera, saya merasa seperti menemukan banyak “scene drama Korea”.
Bahkan beberapa cafe yang saya tuju juga berbekal dari drama Korea, hehehee… Selain tempatnya memang bagus dan rasa kopi di Seoul itu bikin kangen sih.
Menjelajah Coffee di Seoul
Ini ada beberapa tempat ngopi di Seoul yang pernah saya datangi, sebenarnya masih banyak lagi. Tapi kayaknya yang ada foto lumayan ini, karena beberapa tempat di Seoul ada yang gak bisa ambil foto.
Onion Anguk

Rasanya ini sih wajib teman-teman datangi, karena kalau saya sendiri mulai jatuh hati sama model bangunannya yang ala Hanok gitu. Ini tempatnya gak jauh dari stasius MRT, atau bahkan bisa ngopi pakai baju Hanbok loh.
Onion Anguk ini lebih terkenal karena punya berbagai macam roti yang enak-enak. Tapi hati-hati ya untuk yang muslim karena gak semua rotinya halal. Saya bersama teman-teman memilih berbagai macam roti untuk dinikmati bersama hot latte kala itu.

Nah ini pesanan kami bertiga, setelah dilihat-dilihat banyak juga ya, ini saja minuman saya pesan 2 gelas karena memang mau agak lama di sini. Rotinya gemes-gemes banget, penginnya sih semua dicoba tapi gak mungkin.
Rotinya sih jujur enak banget, ini suka banget karena yang manis pun ternyata gak semanis roti di Jakarta ya. Ini manisnya kayak hint gitulah, jadi waktu makan roti yang ada taburan gula itu gak takut deh.
Coffee Shop di Ikseon-dong

Dari Onion Anguk itu kami berjalan ke Ikseon-dong ini sebenarnya gak jauh tapi ada tempat pertama yang kami datangi ini. Waktu itu saya dan kedua teman hanya beli ice coffee, waktu itu lagi panas.
Karena bepergian bulan Mei yang mendekati summer jadi cuacanya tuh mulai agak panas ya. Jadi kebayangkan jajan tuh kebanyakan beli minum.
Blue Bottle Coffee Gwanghwamun

Coffee shop yang satu ini selalu jadi favoritku selama di Seoul, karena punya tempat ngopi dengan berbagai macam. Tapi saya juga lebih sering mampir ke Gwanghwamun ini karena memang lebih strategis juga sih dia.
Senang berlama-lama ngopi di Blue Bottle Coffee yang satu ini, karena bisa duduk dekat jendela dan melihat hiruk pikuk di sekitaran Cheonggyecheon-ro. Btw ini tuh depanya ada Urban Park gitu, Cheonggyecheon Stream saya pun pernah duduk ngopi di sana.


Dalamnya Blue Bottle Coffee Gwanghwamun seperti ini ya, seperti biasa pesanannya selalu hot latte dan cake. Entah kenapa ya saya merasa cake atau roti di sini enak-enak banget.
Jadi buat yang suka ngopi harus banget sih mampir ke Blue Bottle Coffee, ada juga tempat dia yang dalamnya ala tradisional gitu.
Ediya Coffee

Kalau yang sudah pernah ke Seoul, pasti tau ya kalau Ediya Coffee ini banyak banget storenya. Jadi kayak di setiap pengkolan tuh pasti ada si Ediya ini, mulai dari yang storenya kecil sampai besar juga ada.
Beberapa Ediya Coffee juga sudah pernah saya datangi, memesan dengan berbagai macam kopi pun sudah. Kopinya juga lebih ringan sih, banyak menu lainnya juga bisa dijadikan pilihan.

Kalau teman-teman saya yang lain tuh lebih senang belanja mereka, kalau saya lebih suka melipir nyobain berbagai macam kedai kopi di Seoul.
Coffee Hoping di Hongdae

Areanya anak muda Seoul, wajib banget sih mampir sini. Salah satu kedai kopi yang saya mampirin tapi lupa ini nama tempatnya apa. Cafe di Hongdae ini juga unik-unik sih, salah satunya yang saya mampirin ini.

Dalamnya minimalis dan waktu kami ke sini tuh banyak banget anak-anak muda Seoul sedang belajar gitu. Persis banget deh sama di drama Korea kalau mereka belajar dari coffee shop.
Selain itu beberapa cake di sini juga enak banget, seperti yang saya pesan ini. Seingatku juga ini saya pesan lagi untuk take away karena terlalu enak banget. Pelayanan juga ramah banget, mereka juga excited banget nanyain kita liburan di sini sudah kemana saja.
Coffee Hoping Itu Tentang Cerita

Setiap perjalanan selalu punya cerita, kalau buat saya sendiri cerita Seoul tersimpan di cangkir kopi. Menulis tentang coffee hoping Seoul membuat saya ingin merencanakan perjalanan ke Seoul kembali.
Banyak banget sebenarnya tempat yang ingin saya share, nanti akan saya buatkan tulisan tersendiri tentang tempat ngopi di Seoul, Korea Selatan ya.
Kalau teman-teman ke Seoul jangan lupa buat itinerary tempat ngopi di Seoul ya. Pilih salah satu tempat saja karena memang kedai kopi di sana tuh banyak banget. Siapa tau teman-teman akan menemukan cerita yang lebih seru.